Senin, 19 Maret 2018

BIG Promo Sampai 14 April 2018


Harga Spesial khusus SKT dan SKA LPJK sampai 14 April 2018.

Senin, 13 Maret 2017

VDK Agency siap melayani kebutuhan lelang Anda..!!!

Kepercayaan Anda adalah modal utama kami...
VDK Agency yang bergerak dibidang jasa kepada para kontraktor dalam mempersiapkan kelengkapan untuk mengikuti Paket Pekerjaan Pelelangan, kami adalah pilihan tepat untuk solusi perusahaan Anda.

Lebih dari 4 tahun kami melayani dan membantu para kontraktor dalam menyediakan keperluan - keperluan teknis, ada pun pelayanan yang bisa kami berikan :
1. Pendirian Perusahaan (khusus kota/kabupaten Sukabumi)
2. Pendaftaran ke LPSE
3. Membuat dokumen penawaran lelang
4. Pembuatan SKT (Sertifikat Keterampilam Kerja)
5. Pembuatan SKA (Sertifikat Keahlian)
6. Pembuatan SBU (khusus Kota dan Kabupaten Sukabumi)
7. Pembuatan ISO dan OHSAS
8. Pembuatan Jaminan Penawaran, Pelaksanaan, Uang muka, Pemeliharaan.

Fastrespon 0858  6000  1918

Jumat, 10 Februari 2017

Ada Aplikasi SIKaP, Penyedia Tak Ribet Garap Proyek Pemerintah

Bekerja atau berurusan dengan pemerintah = ribet. Itulah paradigma yang diyakini badan usaha, termasuk penyedia barang dan jasa untuk pembangunan.
Hal ini membuat banyak penyedia enggan bekerja sama dengan pemerintah. Pada proses lelang untuk proyek pengerjaan infrastruktur misalnya. Proses lelang biasanya bisa memakan waktu sampai 21 hari.
“Mulai dari penyiapan dokumen, pengumuman, menunggu, lalu  ada evaluasi. Itu waktu yang dibutuhkan paling cepat 18 hari. Belum lagi kalau ada sanggah banding, pengumuman pendaftaran, dan sebagainya. Praktiknya bisa lebih dari itu,” tutur Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Prabowo di kantor LKPP, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/3/2016).
Presiden Joko Widodo sendiri bercita-cita melakukan reformasi dalam pengadaan barang dan jasa. Mandat tersebut kemudian dilaksanakan LKPP.
Pada dasarnya lelang merupakan pekerjaan yang tak kompleks. Namun seringkali regulasi untuk proses lelang yang dikeluarkan pemerintah rumit.
Padahal dengan metode yang cocok, proses lelang dapat berjalan dengan simpel. LKPP mencoba membuat suatu sistem yang mampu mempersingkat prosesnya, yakni dengan metode lelang cepat.
Untuk mendukung program itu, LKPP mengembangkan aplikasi yang mampu mengumpulkan daftar penyedia terkualifikasi. Aplikasi itu disebut Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP). Dengan SIKaP proses lelang dapat dilaksanakan dalam waktu tiga hari saja.
SIKaP merupakan Vendor Management System (VMS) yang menjadi tempat para penyedia yang terkualifikasi memasukkan data-data perusahaan.
Saat daftar nama penyedia terkualifikasi terpampang di SIKaP, pemenang lelang akan ditemukan dengan cepat, pengerjaan proyek pun dapat berjalan dengan segera. 
“Ide dasarnya itu ada satu mesin, diisi data penyedia yang dianggap qualified, sudah terjamin legalitasnya. Jadi terkumpul penyedia-penyedia yang ready setiap saat untuk lelang,” ujar Agus.
Dengan demikian, SIKaP menjadi sumber daftar penyedia yang tepat untuk mengerjakan proyek pekerjaan dari lembaga pemerintahan atau institusi negara.
Mengapa lewat SIKaP jadi cepat?
Penyedia barang atau jasa dapat mengisi data perusahaannya masing-masing di laman sikap.lkpp.go.id. Di sana penyedia diminta memasukkan data identitas, pajak, pengalaman, keahlian, pegawai, akte pendiriannya, surat izin usaha, inventaris yang dimiliki atau dapat disewakan, serta preferensi perusahaan terhadap lokasi atau proyek yang mampu dikerjakan sesuai kapasitasnya.
Saat data sudah lengkap, sistem ini memverifikasi data penyedia. Pada SIKaP ada tiga tahap pada metode lelang biasa yang dipangkas. Inilah yang membuat proses lelang jadi lebih cepat.
Pada lelang biasa ada tahap evaluasi administrasi, evaluasi kualifikasi, evaluasi teknis, dan evaluasi harga. Dari empat tahap ini, yang dijalankan oleh SIKaP hanya satu saja. Tahap administrasi, kualifikasi, dan teknis sudah dikerjakan oleh sistem.
Selanjutnya, Pokja mengundang penyedia yang sesuai kualifikasi melalui SIKaP. Langkah berikut yang perlu dilakukan penyedia ialah mengunggah dokumen penawaran yang berisi harga. Penyedia yang menawarkan harga paling rendah dan kualifikasinya cocok akan memenangkan lelang tersebut.
Sebaliknya, penyedia dengan penawaran harga lebih mahal atau tidak menawar sama sekali, namanya berada di urutan berikutnya atau paling bawah.
Untuk menentukan bahwa penyedia itu pemenangnya, maka data-datanya diverifikasi dalam SIKaP. Kalau data-datanya benar, maka penyedia tersebut mendapat kontrak. Jika datanya ternyata salah, penyedia tersebut gagal, lalu status pemenang turun ke penyedia di urutan kedua, sampai seterusnya.
Penyedia tinggal duduk, pekerjaan datang sendiri
Bekerja sama dengan pemerintah bukanlah jatah untuk penyedia yang itu-itu saja. Penyedia mana pun –yang terkualifikasi—punya kesempatan yang sama untuk mengerjakan proyek-proyek lembaga negara.
Mungkin masih banyak penyedia yang enggan bekerja sama dengan pemerintah, sehingga enggan pula mengisi data perusahaannya di SIKaP. Tetapi, silakan berpikir lagi. Pasalnya, melalui SIKaP, penyedia bisa mendapat penilaian dari sistem atas pengalaman-pengalaman bekerjanya.
Setelah mendapat penilaian yang baik, penyedia pun bisa banjir job, karena permintaan kerja dari berbagai lembaga datang sendiri.
Dengan ikut lelang cepat SIKaP, penyedia bisa hanya duduk-duduk di rumah, tiba-tiba dipanggil dan mendapat kontrak kerja. Jadi penyedia cukup log in, memantau inbox atau dashboard, tiba-tiba undangan dari Pokja datang. Bahkan bisa jadi penyedia kelimpungan sendiri karena banyak undangan datang dari Pokja.
Agus menyatakan, dengan adanya SIKaP yang simpel dan cepat ini diharapkan semua penyedia dalam skala nasional tergerak untuk turut berkompetisi mengerjakan proyek-proyek pemerintah.
“Kontraktor banyak yang bagus dan hebat. Tapi mereka biasanya tidak mau kerja sama dengan pemerintah karena dianggap ribet. Jadi harapannya penyedia-penyedia yang selama ini enggan bekerja dengan pemerintah dan rajin bekerja dengan swasta bisa pindah ke sini,” kata Agus.
Sistem ini mengunggulkan kesederhanaan. Itulah yang diinginkan penyedia dari proses kerja sama dengan pemerintah. Namun, Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP Sarah Sadiqa juga berharap kesederhanaan tak hanya diaplikasikan pada sistem lelangnya saja, tetapi juga pada kebijakan atau regulasi dari sisi pemerintah.
“Agenda besarnya Kepala LKPP juga membuat simplicity dalam konteks policy. Bisnis itu sering direpotkan karena aturan yang njelimet. Mungkin juga dalam hal ini pemerintah harus merefleksikan  agar policy bisa dibangun dan berjalan sesuai dengan track-nya,” tutur Sarah.
Sudah bukan masanya lagi bekerja sama dengan pemerintah dalam metode yang ribet. Keberadaan LPSE dengan metode lelang cepat, sebuah inovasi dari LKPP, akan menyederhanakan pekerjaan penyedia maupun lembaga. Daftarkan perusahaan Anda di SIKaP sekarang juga. (Adv).

Sumber http://biz.kompas.com/read/2016/03/28/080000828/Ada.Aplikasi.SIKaP.Penyedia.Tak.Ribet.Garap.Proyek.Pemerintah

Minggu, 08 Februari 2015

Cara Mengetahui Keaslian Sertifikat dari LPJK

Maaf, hanya share aja...
Mungkin masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara mengetahui asli atau tidaknya dan atau terdaftar atau tidaknya sertifikat yang dikeluarkan oleh LPJK, baik SBU, SKT, SKA maupun yang lainnya.
Baiklah, tanpa bla..bla...bla... singkat saja :
  • Perhatikan deh bentuk sertifikat dari LPJK yang terbaru (2015), terdapat fitur tambahan yaitu QR Code.

  •  Hp. Android atau Blackberry wajib di miliki untuk dapat mengetahui QR Code dengan menggunakan aplikasi bernama Barcode Scanner... Aplikasi ini bisa di dapat di Playstore ketik barcode scanner lalu install/pasang. atau bisa download di sini.
  • Setelah terpasang, silahkan buka aplikasi Barcode Scanner dan arahkan ke QR Code seperti halnya anda mau memoto tapi jangan di sentuh apapun juga, biarkan aplikasi membaca QR Code.
  • Setelah terbaca, otomatis nanti akan ada informasi mengenai QR Code tersebut, biasanya berupa informasi alamat web si pemilik QR Code tersebut. Coba sentuh / buka informasi tersebut dan pasti anda akan diarahkan ke web LPJK.
  • Dan, terbukalah informasi lengkap SBU/SKT/SKA tersebut hanya menggunakan Barcode Scanner...
Tidak hanya QR Code dari LPJK, semua QR Code bisa  di baca oleh Barcode Scanner. Apabila informasi hasil scan sama persis dengan data sertifikat, berarti "Selamat Sertifikat yang Anda miliki ASLI dan Terdaftar", apabila informasi hasil scan tidak sama atau tidak muncul informasi apapun juga, Silahkan Anda tanyakan kembali ke tempat anda membuat sertifikat tersebut....

Semoga membantu...

Update SPSE dari versi 3.5 ke versi 3.6

Pada hari Jum'at 30 Januari 2015, telah dilakukan update SPSE ke versi 3.6 oleh LKPP, Update ini dilakukan menyesuaikan dengan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan keempat atas Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Berikut rangkuman perubahannya.





sumber informasi : lpse.jabarprov.go.id

Rabu, 04 Februari 2015

Informasi untuk para Rekanan

Terima kasih,telah memberikan kepercayaan kepada kami dalam membantu perusahaan rekanan untuk mengikuti lelang.
  1. Sehubungan dengan telah di syahkannya Perpres No. 4 Tahun 2015, yang memiliki bayak perubahan dari Perpres sebelumnya. Maka dengan ini kami memberitahukan kepada rekanan untuk segera mengisi data perusahaan pada aplikasi SIKaP di LKPP selengkap - lengkapnya dan yang masih berlaku. Apabila mengalami kesulitan, silahkan menghubungi kami di 085860001918 (Apih) untuk bantuan pengisian pada aplikasi SIKaP di LKPP.
  2. Sehubungan dengan semakin penuhnya data perusahaan - perusahaan yang berasal dari rekanan kami, maka terhitung sejak tanggal 05 Februari 2015, akan di adakan pemutihan data (menghapus data perusahaan secara "TOTAL"). Maka dari itu, kami mengharapkan kepada rekanan yang masih memerlukan jasa kami untuk segera memberikan company profile yang masih berlaku, diantaranya : 


  • Akta Pendirian
  • Akta Perubahan (Apabila ada)
  • SIUP
  • SIUJK
  • TDP
  • SITU/HO
  • SBU
  • KTP Pengurus
  • Pajak Tahunan
  • Surat Pengukuhan Kena Pajak
  • Surat Keterangan Terdaftar (Pajak)
  • NPWP
  • Pengalaman 4 tahun terakhir (Terbesar)
  • Personil (SKT/SKA, Ijazah, KTP, NPWP)
  • Bukti Peralatan berikut photo
  • dan, Perizinan lainnya.
Data perusahaan harus asli dan siap untuk di buktikan keasliannya. 

Kepada seluruh Penyedia Barang/Jasa, SEGERA input dan mutakhirkan data kualifikasi usaha Anda pada aplikasi SIKaP agar Anda/Badan Usaha Anda dapat diikutsertasertakan dalam jenis metode pemilihan/e-Tendering baru yang akan berlaku dalam waktu dekat. Penyedia Barang/Jasa dapat LOGIN ke dalam SIKaP menggunakan akun yang biasa digunakan dalam aplikasi SPSE. Harap data diisikan secara benar karena kesalahan pengisian akan mengakibatkan Penyedia Barang/Jasa dinonaktifkan sebagai Pengguna SPSE serta sanksi lain sesuai ketentuan Peraturan Perundangan yang berlaku.